Minggu, 26 Oktober 2014

Cerpen : Mungkin kau bertanya - tanya

Kalau dulu kita tak bertemu, tak kan pernah kurasakan arti rindu,
Kalau dulu kita tak kenal, tak kan pernah kurasakan jatuh cinta . . . .
#armada


      Sejak takdir mempertemukan kita, dan meskipun pada akhirnya kita memiliki perasaan yang sama. Namun ketakutan dan keraguan lebih besar tertanam di hati dan pikiran bila dibandingkan dengan rasaku padamu.

     Kita memang sering melewati jalan berdua, menikmati hidangan bersama dan Menghabiskan malam - malam mesra.

     Namun bersama bukan berarti bersatu. Terkadang mungkin terbesit dalam pikiran antara kita, ingin bergandengan tangan, menghapus lelah atau hanya ingin sekedar bersandar di bahu.

     Bersama itu pula kita tersadar, kau dan aku ini bukan apa2.  Walaupun sesuatu yang dalam tersirat di kedua matamu,sesuatu hal yang  melambangkan cinta.

      Dan tentang semua pujianmu, semua perhatian dan ketertarikanmu terhadapmu. Tidak juga meruntuhkan ketakutan dan keraguanku terhadapmu.

     Iya.......
     Aku takut dengan semua pujianmu
     Aku takut dengan semua rayuanmu
     Aku takut !!!!!

Dan.....
Aku ragu dengan rasa sayangku
Aku ragu dengan rasa ketertarikanku padamu kalau ternyata hanyalah sebuah pelampiasan di masa lalu.

     Oleh karena itu aku tidak ingin kita bersatu, aku tidak ingin kita terikat. Biarlah kita di  dalam " hubungan ini " biar seperti ini saja.Aku sudah bahagia. Aku tidak ingin menyakiti hatimu, seseorang yang telah membuat aku tersenyum melewati hari - hari lelahku.
Mengertilah kamu, aku sayang kamu :3





Tidak ada komentar:

Posting Komentar